sewa ambulance

Latest News

Berbagai Cara Mencegah Infeksi Saluran Kemih (ISK) Datang Kembali

Mencegah infeksi saluran kemih atau ISK tentunya dapat dilakukan dengan cara yang mudah dan murah dibandingkan harus mengobatinya. Beberapa langkah yang bisa dilakukan adalah dengan menerapkan pola hidup sehat. Beberapa makanan, seperti cranberry, juga dapat membantu Anda menghindari konsekuensi lebih lanjut dari ISK.

Cara mudah mencegah infeksi saluran kemih

Ada beberapa kebiasaan yang secara tidak sadar dapat meningkatkan risiko ISK, seperti menahan buang air kecil yang sering kali meningkatkan kemungkinan berkembangnya bakteri penyebab ISK. Selain itu, membersihkan organ intim secara sembarangan juga berperan dalam penyebaran bakteri sehingga berdampak pada ISK.

Jika tidak ingin terjadi infeksi saluran kemih, cara-cara berikut ini dapat membantu Anda untuk mencegah terjadinya infeksi saluran kemih.

1. Minum banyak air

Selain menghindarkan Anda dari dehidrasi, minum air putih 8 gelas setiap hari juga menjadi salah satu cara mudah mencegah berkembangnya bakteri penyebab infeksi saluran kemih.

Minum banyak air akan "menyiram" kandung kemih dan membuangnya melalui urin. Dengan begitu, peluang bakteri untuk menempel dan berkembang biak di dinding saluran kemih akan lebih kecil dan Anda akan menghindari ISK.

Minum air putih juga baik untuk Anda yang sering terkena ISK berulang. Hal ini dikatakan oleh peneliti Fakultas Kedokteran Universitas Miami Miller Dr. Thomas M. Hooton, bahwa memenuhi kebutuhan cairan Anda akan menghindarkan Anda dari risiko infeksi saluran kemih berulang.

2. Jangan menahan buang air kecil

merinding saat buang air kecil

Tahan buang air kecil adalah salah satu alasan Anda mengalami ISK. Itu sebabnya, tidak menunda buang air kecil menjadi cara mudah mencegah infeksi saluran kemih.

Kebiasaan menunda buang air kecil akan membuat bakteri lebih tertahan dengan urin di kandung kemih. Penumpukan ini memungkinkan bakteri tumbuh dan menginfeksi saluran kemih.

Nah, buang air kecil berfungsi untuk membersihkan saluran kemih dari bakteri dan bisa mengurangi risiko infeksi. Buang air kecil sekaligus membuang produk sisa metabolisme tubuh yang tidak perlu.

3. Buang air kecil sebelum dan sesudah berhubungan seks

Berhubungan seks bisa menjadi salah satu awal terjadinya infeksi saluran kemih. Selama penetrasi, penis atau jari bisa mendorong bakteri dari luar vagina masuk ke uretra dan kemudian menyebar ke kandung kemih.

Karena itulah Anda, khususnya wanita, sangat disarankan untuk buang air kecil sebelum dan sesudah berhubungan seks untuk mencegah terjadinya infeksi saluran kemih. Tanpa buang air kecil, bakteri baru akan berkembang biak dan menyebabkan infeksi.

Hindari juga menggunakan kontrasepsi seperti kondom yang mengandung spermisida. Spermisida adalah zat yang berfungsi membunuh sel sperma. Apermisida berdampak pada pH vagina yang akan meningkatkan risiko penyakit.

Jika Anda mengalami masalah seperti vagina kering, Anda bisa menggunakan pelumas berbahan dasar air. Sebelumnya, konsultasikan dengan dokter Anda tentang kontrasepsi yang aman dan cocok.

4. Bersihkan area anus dan genital dengan benar

bakteri vagina mencegah HIV

Selama ini sudahkah Anda membersihkan anus dengan benar setelah buang air besar? Seperti diketahui, penyebab ISK adalah penyebaran bakteri E. coli dari anus ke saluran kemih uretra.

Itu sebabnya Anda perlu memperhatikan cara membilasnya dengan benar. Bilas anus dari depan ke belakang sebagai cara mencegah infeksi saluran kemih. Ini untuk mencegah bakteri E. coli bergerak dan masuk ke uretra.

Tak hanya usai buang air besar, Anda pun perlu membersihkan area genital usai berhubungan. Gunakan air hangat untuk membersihkan vagina. Bisa juga pakai sabun, asalkan tidak mengandung pewangi. Cara ini bisa menghindari peradangan akibat infeksi uretra.

5. Selalu menjaga kebersihan area kemaluan

Selain membilas area genital dengan benar, Anda juga perlu menjaga area genital tetap bersih untuk mencegah infeksi saluran kemih, terutama bagi wanita. Penyakit ini lebih rentan menyerang wanita karena uretra yang lebih pendek dibandingkan pria sehingga memungkinkan bakteri masuk lebih cepat.

Selama menstruasi, ganti pembalut atau tampon setiap 4-6 jam agar tidak menimbulkan bau dan infeksi dari bakteri. Selain itu, hindari juga penggunaan sabun feminin karena produk ini justru akan membuat pH vagina menjadi tidak seimbang yang memicu pertumbuhan bakteri dan jamur (jamur).

Anda juga tidak boleh melakukannya pencucian, suatu teknik membersihkan bagian dalam vagina dengan menyemprotkan cairan pembersih. Cara pembersihan ini bisa membuat vagina lebih mudah terserang infeksi.

6. Konsumsi suplemen cranberry

cranberry mencegah infeksi saluran kemih

Ekstrak cranberry juga dapat membantu Anda mencegah infeksi saluran kemih dengan lebih optimal. Dalam sebuah penelitian, cranberry terbukti mencegah ISK. Senyawa polifenol unik, Proanthocyanidins tipe A, diketahui dapat melawan bakteri E. coli penyebab ISK.

Senyawa ini secara efektif dapat mencegah bakteri menempel pada jaringan saluran kemih. Antioksidan dalam cranberry juga dapat mencegah peradangan akibat infeksi.

7. Kenakan pakaian dalam yang menyerap keringat

Pilihan celana dalam juga memainkan peran penting dalam mencegah infeksi saluran kemih. Pilih celana dalam berbahan katun untuk memberi ruang sirkulasi udara di area organ intim.

Penggunaan celana dalam berbahan sintetis cenderung membuat area organ intim menjadi lembap sehingga memudahkan bakteri berkembang biak yang berpotensi dapat menginfeksi saluran kemih.

Selain itu, jika celana dalam Anda terasa ketat atau kencang, segera gantilah dengan yang lebih longgar. Celana dalam yang terlalu ketat akan menyebabkan kondisi vagina dan bokong lembab. Kelembaban ini nantinya akan menjadi tempat yang ideal bagi jamur dan bakteri untuk berkembang biak dan kemudian memicu iritasi.

Bisakah mencegah infeksi saluran kemih dengan suntikan vaksin?

vaksin pneumonia

Seperti kebanyakan penyakit infeksi, penderita infeksi saluran kemih harus menjalani pengobatan dengan mengonsumsi antibiotik. Sayangnya, ada beberapa bakteri penyebab ISK yang resisten (kebal) sehingga tidak bisa diobati dengan antibiotik.

Oleh karena itu hal yang lebih ditekankan adalah melakukan segala pencegahan agar tidak sakit. Selain menerapkan kebiasaan sehat dan bersih, vaksin dikatakan sebagai cara untuk mencegah infeksi saluran kemih.

Vaksin sendiri telah lama digunakan sebagai langkah untuk memberikan perlindungan tambahan bagi tubuh dari berbagai penyakit infeksi berbahaya. Sequioa Sciences, sebuah perusahaan farmasi yang bergerak di bidang penemuan dan pengembangan obat juga melakukan penelitian khusus tentang masalah ini.

Vaksin FIMCH ditemukan, vaksin antigen spesifik yang dibuat dari protein adhesi FimH batkeri. Vaksin ini diharapkan dapat membunuh bakteri E. coli penyebab utama ISK di saluran kemih.

Uji klinis dilakukan pada 67 wanita, 30 di antaranya memiliki riwayat ISK berulang. Meski sebagian besar sudah menunjukkan respon positif, sayangnya efektivitas vaksin ini belum dapat ditentukan dan masih membutuhkan penelitian lebih lanjut.

Vaksin ini belum tersedia secara komersial. Artinya hingga saat ini Anda harus melakukan pola hidup sehat sendiri untuk menjaga kebersihan harian area genital Anda.

Postingan Berbagai Cara Mencegah Infeksi Saluran Kemih (ISK) Kembali lagi muncul pertama kali di Hello Sehat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top